PENJELASAN TENTANG BEBERAPA KATA DALAM EKONOMI

PENJELASAN TENTANG BEBERAPA KATA DALAM EKONOMI

  1. Berikan definisi dari kata – kata depresi, resesi, kebangkitan, kemakmuran, inflasi, deflasi, kebijakan keuangan, tingkat suku bunga, devaluasi atau revaluasi uang, kebijakan fiskal dan kebijakan moneter. Apabila ada dampaknya jelaskan untung dan ruginnya dalam perekonomian .
  2. Definisi :
  3. 1.      Depresiasi adalah penurunan dalam nilai fisik properti seiring dengan waktu dan penggunaannya. Dalam konsep akuntansi, depresiasi adalah pemotongan tahunan terhadap pendapatan sebelum pajak sehingga pengaruh waktu dan penggunaan atas nilai aset dapat terwakili dalam laporan keuangan suatu perusahaan. Depresiasi adalah biaya non-kas yang berpengaruh terhadap pajak pendapatan.

Dampak Depresiasi

  • nilai tukar mata uang terhadap pertumbuhan ekonomi dapat dilihat melalui pengaruhnya terhadap pendapatan nasional
  • mendorong kenaikan volume ekspor dan menekan volume impor negara yang mengalami depresiasi sehingga akan meningkatkan pendapatan.
  • mempengaruhi neraca perdagangan melalui perubahan pada terms of trade, dan pengaruh ini tidak selamanya bersifat positif.
  • depresiasi mungkin akan memperburuk nilai tukar perdagangan internasional sehingga memburuknya nilai tukar dagangan ini akan menyebabkan pengurangan cadangan devisa dan pada akhirnya akan menurunkan pendapatan nasional.

 

  1. 2.      Resesi  adalah kondisi ketika produk domestik bruto (GDP) menurun atau ketika pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal atau lebih dalam satu tahun. Dampak dari resesi
    1. mengakibatkan penurunan secara simultan pada seluruh aktivitas ekonomi seperti lapangan kerja, investasi, dan keuntungan perusahaan
    2. penurunan cadangan devisa
    3. berpengaruh terhadap transmisi perdagangan yaitu penurunan  pasar ekspor

 

 

  1. Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidak lancaran distribusi barang.
    Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Ada banyak cara untuk mengukur tingkat inflasi, dua yang paling sering digunakan adalah CPI dan GDP Deflator.

Dampak dari Inflasi

a. Peredaran / perputaran barang lebih cepat.
b. Produksi barang-barang bertambah, karena keuntungan pengusaha bertambah.
c. Kesempatan kerja bertambah, karena terjadi tambahan investasi.
d. Pendapatan nominal bertambah, tetapi riil berkurang, karena kenaikanpendapatan kecil

e. Harga barang-barang dan jasa naik

f. Nilai dan kepercayaan terhadap uang akan turun atau berkurang

g. Menimbulkan tindakan spekulasi.
h. Banyak proyek pembangunan macet atau terlantar

i. Kesadaran menabung masyarakat berkurang

 

  1. Devaluasi adalah pemerintah untuk menurunkan nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing dengan sengaja. Deflasi dapat di atasi dengan cara pemerintah menambah pembelanjaan, masyarakat menambah pengeluaran.

Dampak dari devaluasi

  1. harga barang-barang ekspor menjadi lebih murah
  2. sebaliknya harga barang impor menjadi lebih mahal
  3. peningkatan ekspor, net ekspor (ekspor dikurangi dengan impor) dan pendapatan nasional
  4. membuat cost foreign currency loans lebih besar dari jumlah dollar yang dibayarkan untuk menutup pinjaman dalam mata uang asing juga lebih banyak
  5. perekonomian bisa menjadi stimulasi ekspor barang, menghambat impor barang dagangan dan sehingga meningkatkan hal perdagangan
  6. meningkatkan pengumpulan pendapatan dan tabungan dalam repatriasi keuntungan dan royalti oleh investor asing yang ada, sehingga kebocoran ilegal valuta asing ke dalam saluran resmi dan mengakhiri penyelundupan emas
  7. dapat memperburuk inflasi
  8. devaluasi dapat mengurangi kepercayaan investor terhadap perekonomian negara dan menyakiti kemampuan negara untuk mengamankan investasi asing. 

 

  1. 5.      Kebijakan Fiskal adalah suatu kebijakan ekonomi dalam rangka mengarahkan kondisi perekonomian untuk menjadi lebih baik dengan jalan mengubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Kebijakan ini mirip dengan kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar, namun kebijakan fiskal lebih mekankan pada pengaturan pendapatan dan belanja pemerintah.

Dampak Kebijakan Fiskal

  • Guna mendukung dan memperkuat sumber-sumber pedanaan APBN
  • Meningkatkan investasi
  • Meningkatkan kesempatan kerja
  • Memperkuat daya saing
  • Meningkatkan efesiensi perekonomian
  • Memelihara stabilitas ekonomi internal maupun eksternal
  • Mengendalikan tingkat inflasi
  1. Kebijakan Moneter Kebijakan moneter adalah kebijakan dari otoritas moneter (bank sentral) dalam bentuk pengendalian agregat moneter (seperti uang beredar, uang primer, atau kredit perbankan) untuk mencapai perkembangan kegiatan perekonomian yang diinginkan. Perkembangan perekonomian yang diinginkan dicerminkan oleh stabilitas harga, pertumbuhan ekonomi, dan kesempatan kerja yang tersedia.

 

Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Kebijakan moneter dapat melibatkan mengeset standar bunga pinjaman, “margin requirement“, kapitalisasi untuk bank atau bahkan bertindak sebagai peminjam usaha terakhir atau melalui persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.

Dampak kebijakan Moneter

  • Mempengaruhi jumlah kekayaan
  • Mempengaruhi tingkat konsumsi
  • menstimulasi peningkatan investasi kapital/modal adalah penciptaan suku bunga yang murah

 

  1.  Deflasi , adalah daya beli uang yang mengalami peningkatan, karena jumlah uang yang beredar   relatif lebih sedikit dari jumlah barang dan jasa yang tersedia. Tujuan dari devaluasi adalah untuk meningkatkan ekspor barang, neraca pembayaran menjadi surplus.

Dampak dari deflasi :

Deflasi dapat menyebabkan menurunnya persediaan uang di masyarakat dan akan menyebabkan depresi besar (seperti yang dialami Amerika dulu) dan juga akan membuat pasar Investasi (Saham) akan mengalami kekacauan.
Dikarenakan harga barang mengalami penurunan, konsumen memiliki kemampuan untuk menunda belanja mereka lebih lama lagi dengan harapan harga barang akan turun lebih jauh. Akibatnya aktivitas ekonomi akan melambat dan memberikan pengaruh pada spiral deflasi (deflationary spiral).
Dampak susulan dari melesunya kegiatan ekonomi adalah banyak pekerja yang akhirnya mengalami PHK karena pemiliki bisnis tidak sanggup membayar gaji karyawannya (lha barang tidak laku, mau bayar dari mana?). Dengan demikian pendapatan yang diterima masyarakat menjadi sedikit dan jumlah uang yang beredar di masyarakat semakin berkurang.
Dari sisi investasi, deflasi juga mengakibatkan melesunya investasi di sektor riil maupun di lantai bursa. Akibatnya ini akan menambah berat kelesuan ekonomi dikarenakan tidak ada lagi aktivitas bisnis yang berjalan.
Deflasi juga dapat menyebabkan suku bunga disuatu negara menjadi nol persen. Lalu diikuti juga dengan turunnya suku bunga pinjaman di bank. Ini memang merupakan langkah paliatif untuk mencegah masyarakat menyimpan uangnya di bank yang dapat membuat peredaran uang semakin kecil.

 

  1. Tingkat Suku Bunga adalah penghubung utama antara sektor moneter dan sektor riil.yaitu perubahan tingkat uang mempengaruhi tingkat suku bunga

Dampak Tingkat Suku Bunga

  • Pemerintah dapat mempengaruhi investasi
  • Pemerintah dapat mempengaruhi konsumsi
  • Mempengaruhi pengeluaran total
  • Mempengaruhi keseimbangan pendapatan nasional

 

DAFTAR PUSTAKA

 

http://id.wikipedia.org/wiki/Inflasi
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/httptwentytwopm-wordpress-com

http://id.shvoong.com/social-sciences/economics/2182834-pengertian-inflasi-deflasi-devaluasi-revaluasi/#ixzz1pMpemCpt

http://id.shvoong.com/business-management/international-business/2201247-pengertian-devaluasi/#ixzz1pMvX4wb3

http://www.informasiku.com/2011/04/teori-suku-bunga-dan-inflasi.html

http://jurnal-sdmku.blogspot.com/2010/12/teori-preferensi-likuiditas-tingkat.html

 

 

 

 

 

 

Posted on June 22, 2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: