PERENCANAAN DAN KENDALI MANAJEMEN

AKUNTANSI INTERNATIONAL

PERENCANAAN DAN KENDALI MANAJEMEN

Mochamad Adam Firdaus/28211549/4EB07

PENDAHULUAN

Kemajuan IT secara terus menerus mengubah ruang lingkup usaha dan ketentuan pelaporan internasional. Persaingan global, cepatnya penyebaran informasi, dan tekanan lain semakin mempersempit perbedaan nasional praktek akuntansi.

Topik yang di bahas meliputi;

1). Perencanaan dan kendali keuangan (Sekarang/n),

2). Manajemen resiko Internasional (Mg ke-n), dan

3). Penentuan harga transfer (Mg ke-n+1).

PEMBAHASAN

Pembuatan Model Usaha

Empat dimensi utama model usaha

  1. Identifikasi faktor utama kemajuan perusahaan
  2. Merumuskan tehnik peramalan dan analisis kemampuan perusahaan
  3. Mengembangkan sumber-sumber data untuk pilihan strategis
  4. Mentranslasi pilihan menjadi tindakan yang spesifik.

 

Alat Perencanaan

Dalam identifikasi faktor yang relevan di masa depan, analisis lingkungan eksternal dan internal sangat membantu perusahaan untuk mengenali tantangan dan kesempatan.

Analisis SWOT (strengths, weeknes, opportunities, threats.

Akuntan membantu memberikan data yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan perencanaan strategis. Informasi juga bisa berasal dari sumber selain catatan akuntansi.

Penganggaran Modal

Investasi luar merupakan keputusan yang strategis dan penuh resiko. Oleh karena itu perencanaan formal harus dilakukan, seperti dengan membuat Capital Budgeting + C/B Analysis.

Pertimbangan sifat investasi (independen/mutually exclusive) dan menggunakan NPV yang paling optimal.

Dalam lingkungan internasional, perencanaan investasi tidaklah sederhana karena harus mempertimbangkan, perbedaan sistem hukum, sistem akuntansi, laju inflasi, resiko nasioanal, mata uang dan segmentasi pasar.

Sudut Pandang Hasil Keuangan

Manajer keuangan internasional harus mempertimbangkan rate of return dari aspek Proyek LN dan Proyek Induk Perusahaan.

Evaluasi hasil investasi dari sudut pandang investor domestik induk perusahaan tidak memadai lagi, tetapi lebih memadai jika dilihat dari sudut pandang negara tuan rumah.

Solusinya adalah manajer keuangan harus merespon kepada kelompok investor dan non-investor di organisasi dan lingkungannya.

Mengukur Ekspektasi Pengembalian

Mengukur ekspektasi arus kas sungguh cukup menantang, sehingga manajer keuangan harus memiliki gambar tentang proyeksi arus kas (lihat Gambar berikut ini).

Kerumitan proyeksi arus kas haru mempertimbangkan:

  1. Arus kas proyek vs Induk Perusahaan
  2. Arus kas induk perusahaan yang terikat dengan pendanaan.
  3. Pendanaan bersubsidi
  4. Resiko politik.

Biaya Modal Multinasional

Teori Capital Budgeting menyatakan, suatu proyek harus menghasilkan rate of return setidaknya sama dengan cost of capital agar proyek dapat diterima.

Metode gabungan ekspektasi pengembalian deviden dan ekpektasi tingkat pertumbuhan deviden.

ke =  Di / P0 + g

keterangan :

Di = ekspektasi deviden per lembar saham akhir periode.

P0 = Harga pasar kini saham awal periode.

g = ekspektasi tingkat pertumbuhan deviden.

Implementasi teori capital budgeting internasional tidak selalu langsung dan mudah dilaksanakan. Aspek capital budgeting  process dan aspek tepat waktu, perbedaan iklim, budaya, bahasa, IT semakin mempersulit keadaan.

Sistem Informasi Manajemen

  1. Isu yang berkaitan dengan Sistem

Tiga strategi teknologi informasi global, yang masing-masing berhubungan dengan jenis organisasi multinasional tertentu.

  1. a)             Penyebaran rendah dengan sentralisasi yang tinggi
  2. b)            Penyebaran tinggi dengan sentralisasi yang rendah
  3. c)             Penyebaran tinggi dengan sentralisasi yang tinggi
  4. Masalah Informasi

Disini faktor-faktor lingkungan juga mempengaruhi penggunaan informasi yang dihasilakn secara translasi. Laporan dari operasi luar negeri perusaaan multinasioanal AS umumnya ditranslasikan ke dalam nilai ekuivalen doalr agar para manajer kantor pusat di AS melakukan evaluasi terhadap investasi mereka dalam dolar.

Informasi Manajemen dan Hiperinflasi

  1. FAS No. 52 tentang penggunaan Metode Translasi Temporal

mewajibkan penggunaan metode translasi temporal ketika melakukan translasi akun-akun perusahaan afiliasi luar negeri yang berada dalam lingkungan berafiliasi tinggi.

  1.  Pendapatan Penjualan

Isu Dalam Pengendalian Keuangan

  1. Sistem Pengendalian Domestik Vs Multinasional
  2. Penganggaran Operasional
  3. Analisis Perubahan Kurs

Penentuan Biaya Strategis

Ketika sistem biaya standar secara tradisional masih digunakan, perusahaan Jepang memperkenalkan konsep biaya yang fokus pada strategi manufaktur global (Productivity, TQC, JIT)

Ketika metode penentuan harga berbasis biaya (variance analysis) digunakan, Jepang justru menggunakan metode penentuan biaya berbasis harga (target costing).

Dengan target costing, estimasi biaya bukan didasarkan biaya untuk membuat produk, tetapi berdasarkan pada biaya yang dapat disisihkan untuk setiap produk atau disebut biaya Kaizen.

Penentuan biaya Kaizen fokus pada apa yang diperlukan untuk mencapai tingkat kinerja dalam kondisi pasar yang kompetitif.

Evaluasi Kinerja Operasi LN

–          Mengevaluasi kinerja memungkinkan top management untuk:

  • Mempertimbangkan profitabilitas
  • Menentukan kinerja area
  • Alokasi sumberdaya
  • Evaluasi kinerja manajemen
  • Memastikan konsistensi perilaku manajemen

–          Konsistensi

–          Kinerja Unit Vs Manajemen

–          Kinerja Kriteria

–          Isu Pengukuran dan Perubahan Harga dalam Evaluasi

Pertanyaan

  1. (i). merumuska teknik peramalan dan analisis kemapuan perusahaan

(ii) mengembangkan sumber-sumber data untuk pilihan strategis

(iii) identifikasi faktor utama kemajuan perusahaan

(iv) mentranslasi pilihan menjadi tindakan yang spesifik

uratan dari dimensi utama model usaha, adalah

a. 1-2-3-4

b. 4-3-2-1

c. 3-1-2-4

d. 4-1-3-2

Jawab: C

  1. Disini faktor-faktor lingkungan juga mempengaruhi penggunaan informasi yang dihasilakn secara translasi

a. Masalah informasi

b. Evaluasi kinerja

c. Penentuan biaya

d. Masalah manajemen

Jawab: A

  1. Ketika metode penentuan harga berbasis biaya (variance analysis) digunakan, Jepang justru menggunakan metode

a. FIFO

b. Target costing

c. Biaya kaizen

d. Salah semua

Jawab: B

  1. tentang penggunaan Metode Translasi Temporal

a.FAS no 49

b. FAS no 50

c. FAS no 51

d. FAS no 52

Jawab: D

  1. fokus pada apa yang diperlukan untuk mencapai tingkat kinerja dalam kondisi pasar yang kompetitif

a. AFIFO

b. Target costing

c. Biaya kaizen

d. Salah semua

Jawab: C

Sumber:

Choi D.S. Frederick & Meek K. Gary. 2005. AKUNTANSI INTERNASIONAL, EDISI 5 BUKU 1. Jakarta : Salemba Empat.

 

Posted on June 26, 2015, in Akuntansi Internasional (SOFTSKILL). Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: